Monday, October 13, 2008

Memeriksakan Generasi

Pagi dingin akibat hujan semalam yang rintik. Namun, ia tidak menghalangi saya beranjak dari tempat tidur. Ritual berjalan seperti biasa. Lalu, saya menyapu lantai untuk membersihkan beberapa helai rambut yang berserakan. Ada perasaan lega melihat lantai bersih. Mencuci piring adalah kegiatan lain yang mendatangkan rasa nyaman. Sepertinya, saya telah belajar membersihkan hati setiap hari. Lalu, saya memasak air dan kemudian duduk menekuri buku Islamic Law in Contemporary Indonesia: Ideas and Institutions oleh R. Michael Feener dan Mark E Cammack.

Kopi panas dan huruf yang berjejer di buku menjadi teman di pagi itu. Namun, karena kami harus pergi ke Klinik Pemerintah di Bukit Jambul, saya bergegas untuk menuntaskan bacaan dan panas minuman. Perjalanan ke pusat layanan kesehatan menyenangkan karena udara segar dengan sinar matahari yang lembut. Kebetulan, di klinik ini pengunjung tidak ramai, sehingga pegawai kesehatan bisa melakukan pemeriksaan, seperti tekanan darah, cek darah, berat badan dan konsultasi ke dokter Ahmad, dalam hitungan menit. Untuk cek yang kedua ini, kami tidak dipungut bayaran. Padahal kalau ke klinik swasta, kami harus merogoh kantong yang cukup besar dengan pelayanan seperti di atas. Malaysia telah memberikan perhatian yang sungguh-sungguh pada warganya, dan herannya kami adalah warga asing namun juga mendapatkan pelayanan yang luar biasa.

Kami melangkah ringan. Pulang dengan hati riang.

No comments: