Ke Klinik itu Lagi

Pemeriksaan rutin ke klinik pemerintah tidak lagi membingungkan. Segalanya berjalan lancar karena kami sudah tahu apa yang harus dilakukan. Tempatnya yang agak terpencil tidak menghalangi untuk segera sampai karena kami telah akrab dengan jalan menuju ke bangunan yang terletak di bawah sebuah flat. Sesampai di sana, kami disambut oleh Mak Cik Norma, perawat senior, yang sangat ramat dan mempersilahkan duduk.

Alhamdulillah, berat badan isteri saya naik 3.1/2 Kg. Ini menambah berat badan secara signifikan sebelumnya yang memang harus melebihi 45. Demikian pula HB naik. Tekanan darah masih berkisar angka 100. Selain mendapatkan obat biasa, policasid, vitamin, dia juga mendapat tambahan iron tablets, sebagai penambah darah. Untuk kontrol kandungan ketiga ini hanya memerlukan waktu 10 menitan. Oh ya, sang dokter, En Ahmad, menyarankan untuk memeriksan jenis kelamin janin dengan USG di klinik USM saja. Tambah isteri, dokternya ramah dan sangat membantu, berbeda dengan kesan pertama yang tampak acuh. Mungkin, karena itu pertama kali.

Untuk keduanya kalinya, kami tidak membayar. Ini adalah ganjaran lain, setelah sebelumnya rekening listerik juga tidak, karena di bawah angka RM 20. Negara jiran ini sangat pemurah untuk penduduknya, bahkan kepada kami yang berasal dari luar. Negara kesejahteraan, yang di sana disebut negara kebajikan, telah dipraktikkan, tidak hanya didiskusikan seperti negeri Indonesia yang makmur itu.

Comments

Popular posts from this blog

Distansiasi dan Apropriasi

Ramadan di Bukit Kachi [21]

Lautan Fragmen