Karya ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Malaysia. Saya menemukannya di rak Masjid Kampus UUM. Mari membaca tafsir, karena di sana ruang kita untuk menemukan pesan Tuhan yang sejati.
Satu hal lagi, kita berusaha untuk tidak berpikir atomistik, di mana pesan saya ayat dipahami tanpa mencoba mengaitkan secara keseluruhan dengan ayat lain, yang menceritakan hal serupa atau berkait dengan medan semantik yang sama. Al-Qur'an itu suci, mari jadikan ia tanda yang menenangkan hati, bukan untuk menebar benci.

No comments:
Post a Comment