Di antara banyak sudut di kampus, saya menyukai taman ini. Di sini, kita bisa bercengkerama dengan air, ikan dan pepohonan. Gemericik air menghadirkan alam secara utuh. Hidup itu hanya menuntut kita memilih, di mana kita menikmati kebesaran Tuhan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Malam Minggu
Kami makan malam di warung Kitoz, tak jauh dari rumah. Sambil berjalan kaki, kami ngobrol ke sana ke mari diiringi sinar bulan. Dalam hitung...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Kami berdua salat di masjid tempat orang dewasa, remaja, dan anak-anak bersembahyang. Di sini, saf pertama bisa diisi oleh jamaah dari sega...
No comments:
Post a Comment