Thursday, October 06, 2022

SWAT, Buku, dan Kerja Sama

Andai tak ada lego, mungkin Zumi akan membeli buku. Si kakak mengoleksi Cantik Itu Luka dan saya memilih karya Asti tentang bacaannya terhadap Psikologi Doku di Toga Mas, Probolinggo.
Alhamdulillah, dua berssudara tersebut menyusun balok dengan kompak. Anak-anak perlu bermain agar bisa berbagi, bukan untuk mendudukkan siapa yang rendah dan tinggi.
Kerja sama itu keterampilan yang kita bisa tanamkan pada generasi yang cenderung bersendirian. Tentu, itu perlu uang sesuai ukuran dan keadaan.

 

No comments:

Kawan

Saya mengikuti bedah buku Pena Emas untuk Kertas Kehidupan alm Rafiuddin Munis Tamar untuk memenuhi perintah Mas Abdurrahman Wahid dan meray...