Satu-satunya unsur pimpinan pemerintahan yang datang adalah tentara. Saya berharap askar juga menjadi bagian dari warga yang menyaring kabar secara kritis.
Kita perlu memeriksa kembali teori RSAnya Althusser tentang institusi militer. Selain itu, apa kita masih ingat kata Rocky Gerung tentang pusat peternakan hoaks?
Dengan pemanfaatan internet dan kecakapan warganya, kita bisa menyelongkar berita bohong. Semisal, ada orang yang mengantongi Rp 11 ribu triliun. Apa muat sakunya?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Hari ke-7
Dalam buku ini, Pak Nurul Huda mengutip pernyataan Pak Usman Hamid, Direktur Amnesti Internasional, "Selama bertahun-tahun masyarakat...
-
Ahmad Sahidah lahir di Sumenep pada 5 April 1973. Ia tumbuh besar di kampung yang masih belum ada aliran listrik dan suka bermain di bawah t...
-
Buku terjemahan saya berjudul Truth and Method yang diterbitkan Pustaka Pelajar dibuat resensinya di http://www.mediaindo.co.id/resensi/deta...
-
Ke negeri Temasek, kami menikmati nasi padang. Kala itu, tidak ada poster produk Minang asli. Pertama saya mengudap menu negeri Pagaruyung ...

No comments:
Post a Comment