Thursday, March 20, 2025

Anakku!


 Dulu, kami pernah beternak ayam. Dari sisa gilingan padi, dedak, kami memberinya makan. Ah, seronoknya masa kecil. Ayah mengajak saya menyelip (bahasa Madura untuk menggiling)  padi di Lorong Anyar dengan naik becak. 

Jika kamu ingin mengerti kehidupan, maka bacalah kenyataan yang ada di hadapan! Petani, nelayan, dan buruh pasar adalah jiran kita. 

Buku itu sebagian dari jendela.  Bukalah tingkap lain agar realitas tidak dibatasi dgn hanya cerita JK Rowling. Kita hidup di sini, tempat peternak mengeluh karena harga pakan mahal. Petani tak tahu ke mana mengadu harga tembakau yg anjlok.

No comments:

Nasi Jagung

Kami memesan nasi ini pada tetangga. Dengan merogoh Rp7.000,00, kami dapat bersarapan dengan nasi jagung berlauk ikan asing, tahu, tempe, sa...