Saturday, May 10, 2025

Baling

Baling di pagi hari saya menikmati Kopi warung Mamak. Setelah merebahkan badan di penginapan, saya beranjak kedai ini untuk menyangga tubuh yang haus dan lapar. Setelah itu, saya pun beranjak ke kelas yang bertempat di Akademi Komunitas.


Sambil menyesap saya memikirkan tentang ketahanan pangan yang juga terkait dengan menahan diri agar makanan tidak menjadi sumber penyakit. Ketidakmampuan melakukan yang terakhir adalah wujud kerapuhan berpikir. Demikian pula, kekurangan bekalan atau stok disebabkan kemalasan berpikir.

Nanti, setelah menua saya ingin menjejaki kembali tempat ini agar dapat mengais kenangan. 
 

No comments:

Malam Minggu

Kami makan malam di warung Kitoz, tak jauh dari rumah. Sambil berjalan kaki, kami ngobrol ke sana ke mari diiringi sinar bulan. Dalam hitung...