Terima kasih Mas Kiai Helmi Nawali atas hadiah banyak buku, yang saya awali dengan mendaras Bhinneka: Enam Belas Karangan tentang Agama, Sastra, dan Bahasa Indonesia.
Betapa Henri Chambert-Loir membantu kita untuk memahami ziarah kubur sebagai bagian dari penguatan spiritual. Dengan demikian, sisi material dari hidup tak dominan dalam keseharian yang menjadikan hidup kita majal.
Memang tidak dielakkan, pemujaan pada wali kadang berlebihan karena pelbagai motif. Bila hanya wali yang tahu wali, maka orang kebanyakan hanya mengikuti jejak kata-kata itu.
Seorang pekerja dari tetangga kampung begitu rajin mengikuti ziarah wali. Kala memperbaiki pompa di rumah, ia seringkali menceritakan tentang kesungguhannya untuk meraih berkah. Di tengah kesibukannya bekerja, ia selalu menyempatkan untuk datang ke makam keramat.

No comments:
Post a Comment