Wednesday, August 24, 2005

pagi cerah

bangun lebih awal membuat nyaman. Semua bisa dinikmati. Tidak tergesa-gesa. Mandi, sarapan dan naik bus dijalani dengan santai. Hujan semalam masih terasa. Tanah basah. Rumput hijau bergeliat, tampak segar. Sayang, matahari malas bersinar, sehingga bumi tampak lesu. Ya, kita tidak akan pernah mendapat semuanya.

***

Di tengah sarapan, saya membaca kalimat Abu Hamdiyyah dalam bukunya The Qur'an: An Introduction, "Of Course one might have a big catch, a small one, a partial catch or an apparent or false catch; it all depends on the individual an his/her capacity." Dalam proses pencarian pemahaman beberapa aspek realitas melalui penelitian dan pengukuran, maka kita bisa mempunyai tangkapan besar atau kecil, asli atau palsu, tergantung kemampuan diri.
Mungkinkah, kegelisahan kita lahir karena kita hanya mendapat yang kecil dan bukan yang besar? menurut saya, ini berpulang pada kesungguhan, bukan kemampuan.

No comments: