Wednesday, August 07, 2024

Malin Kundang

Betapa senang Zumi dapat mainan dan buku cerita dari warung makan waralaba lokal. Kemarin penyuka Megalodon ini minta saya membacakannya.

Dengan mengasup cerita setempat, anak-anak akan mendapat kisah yang menjadi sumber pengetahuan dan pijakan tindakan. Kedurhakaan Malin Kundang menegaskan tesis etika konsekuensionaliame, bahwa perbuatan jelek berbuah buruk.

Sejatinya, dari mitologi lokal kita berharap lahir teori filsafat dan psikologi sehingga alam pikiran kita berteraskan legenda Nusantara. Semisal, prilaku sang Ibu merupakan antitesis dari etika Carisme Carol Gilligan. Aha! Mengapa nama emak Malin tidak disebutkan namanya?
 

No comments:

Hari ke-2

Dalam sebuah grup Whatsapp, FAMAJA, saya bertanya, apa resolusi 2026 Anda? Salah seroang anggota menukas, "Menurut saya tak penting. Me...