Tuesday, January 06, 2026

Hari ke-6

Dalam sebuah grup Whatsapp, FAMAJA, Forum Mahasiswa Madura Jogjakarta, saya bertanya, apa resolusi 2026 Anda? Salah seorang anggota menukas, "Menurut saya tak penting. Mengapa? Karena apapun rencana kita, mudah sekali dipatahkan di tengah jalan oleh Tuhan hingga nyaris tak tersisa."

Namun, sintesisnya adalah kita masih memiliki ruang untuk menyodorkan azam dengan kehati-hatian, bukan sekadar FOMO, karena orang melakukannya kita juga turut meramaikan. Semisal, kita tetap membaca buku untuk mengurangi keterpaparan pada layar gawai. Inilah senarai karya yang hendak didaras: 1. Prinsip-Prinsip Etika oleh Haryatmoko 2. Ideologi dan Kurikulum oleh Michael W Apple, dan 3. Al-Qur'an: Kitab Sastra Terbesar oleh M Nur Kholis Setiawan
Selanjutnya, semoga di bulan Februari kami bisa mengunjungi warung kopi Jibril dan Mas Mohamed Imran Mohamed Taib juga sedang berada di Johor. Untuk hal-hal seperti ini, kami tak akan berlindung di balik takdir Tuhan, apakah itu menjadi kenyataan atau tidak.

No comments:

Hari ke-7

  Dalam buku ini, Pak Nurul Huda mengutip pernyataan Pak Usman Hamid, Direktur Amnesti Internasional, "Selama bertahun-tahun masyarakat...